3 OKTOBER 2011

RENUNGAN HARIAN, SENIN, 03 OKTOBER 2011
“Aku menanti-nantikankeselamatan yang dari pada-Mu, ya TUHAN(Kejadian 49:18)
Sebelum berpisah dengan anak-anaknya, Yakub menyampaikan pesan yang terakhir, yaitu agar anak-anaknya hidup dalam pengharapan akan Allah yang Maha Kasih itu. Hidup dalam penantian adalah ciri khas orang Kristen, yaitu hidup yang berpengharapan. Dalam kehidupan di dunia ini, hidup dalam penantian adalah sesuatu yang sangat membosankan dan seringkali membuat orang bimbang, tidak menentu dan hidup dalam ketidak-pastian.Namun bagi orang percaya, hidup dalam penantian itu sudah dinasehatkan berulang-ulang dalam Alkitab.  Alkitab cukup banyak berbicara mengenai penantian: dengan penuh percaya pe-Mazmur berskasi: “Aku menanti-natikan TUHAN, jiwaku menanti-nanti dan aku mengharapkan firman-Nya
(Mz. 130:5):  “Ya, semua orang yang menantikan Engkau takkan mendapat malu…(Mz. 25:3)…………Engkau kunanti-nantikan sepanjang hari. (Mz. 25:5)’ Nantikanlah TUHAN! Kuatkan dan teguhkanlah hatimu! Ya nantikanlah TUHAN!Penantian  bagi orang-orang  dunia ini adalah penantian yang melelahkan, karena apa yang dinantikan adalah sesuatu yang tidak pasti. Sedangkan orang percaya menantikan yang sangat pasti, yaitu TUHAN yang berfirman, TUHAN berjanji, TUHAN yang menggenapi apa yang dijanjikan-Nya. Apabila TUHAN berjanji, Dia pasti akan menggenapinya. Yakub bersaksi melalui nyanyian pujian yang disampaikannya, yaitu keselamatan di dalam dan melalui Yesus Kristus.
Keselamatan itu sudah dikerjakan oleh Yesus Kristus di kayu Salib, karena dengan kematian dan kebanghkitan-Nya, kita telah ditebus dari dosa dan maut, kita telah dipindahkan dari kerajaan gelap kepada kerajaan terang.  Yesus Kristus adalah Juruselamat kita, yang bekerja dan melayani di dunia ini hingga kematian, kebangkitan dan kepergian-Nya kepada Bapa di surga. Ketika Yesus Kristus hendak terangkat ke surga, Ia berpesan kepada murid-murid-Nya: Ia (Yesus) melarang mereka meninggalkan Yerusalem, dan menyruh mereka tinggal disitu menantikan janji Bapa……(Kis. 1:4) tentu kepada kita juga, bahwa Ia akan datang kembali untuk mengangkat orang percaya seperti yang ditulis oleh para penginjil: Yusuf dari Arimatea…orang terkemuka, yang juga menanti-natikan Kerajaan Allah.(Mrk. 15:43). Simeon, seorang yang benar dan saleh yang menantikan penghiburan bagi Israel.Hidup dalam penantian adalah hidup dengan pengharapan dan berharap kepada sesuatu yang pasti dan oleh sebab itulah rasul Paulus menasehatkan jemaat di Roma dan kita semua orang percaya, agar kita bewrsukacita dalam pengharapan, sabar dalam kesesakan dan bertekun dalam doa! (PaM)

Doa:Ya TUHAN Allah kami, berikanlah iman yang teguh kepada kami, agar kami tekun menantikan keselamatan yang Engkau berikan dan kami diberi kekuatan sampai kepada akhirnya. Amin

Sumber : GKPI PUSAT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *