E. KJ NO 171 – 230

Halaman ini berisikan seluruh lirik lagu dari Kidung Jemaat dari  nomor 171 sampai dengan 230. Bagi saudara-saudara yang membutuhkan Lirik Kidung Jemaat dapat mengambil, mengcopy seluruh isi maupun lirik tersebut dari web ini. Untuk mempermudah anda mencari isi Kidung Jemaat yang anda inginkan, silahkan tekan Ctrl+F (Find), setelah itu masukkan nomor atau Judul Kidung Jemaat yang anda Inginkan, lalu tekan ENTER/OK

KJ. 171 PATAKA RAJA MAJULAH
1. Pataka Raja majulah, Salib menjulang cemerlang:
tergantung Khalik semesta di dalam rupa mahlukNya.

2. Di salib itu lihatlah terpaku Kurban mulia;
tanganNya direntangkanNya demi berkat anugerah.

3. Ditikam tombak yang kejam, mengucur dari lambungNya
campuran air-darahNya membasuh dosa manusia.

4. Nubuat Mazmur Daud genap: “Hai bangsa-bangsa dunia,
akui Tuhan Rajamu; sebatang kayu takhtaNya.”

5. O pohon elok dan megah, berhias merah mulia,
terpilih agar dahanmu, menjamah tubuh Rajaku.

6. Ditimbang pada cabangmu Tebusan bagi dunia:
tawanan maut bebaslah, terangkat di neracamu.

7. Harumlah damar kayumu, aroma madu kalahlah;
penuh berkatlah Buahmu, o pohon hayat yang megah!

8. Salam, mezbah dan Kurbannya, sebab sengsara mulia:
Yang Hidup memasuki maut; terbitlah hidup abadi.

9. O salib, kau harapanku di waktu ‘ku memanggulmu:
limpahkanlah karunia dan dosaku tutuplah.

10. Tritunggal Allah, t’rimalah syukur seluruh mahlukMu!
Yang Kaus’lamatkan pimpinlah kekal selama-lamanya.

KJ. 172 LIHAT BUNDA YANG BERDUKA

1. Lihat bunda yang berduka di depan salib Sang Put’ra;
air mata bergenang. O betapa jiwa ibu tersedu menanggung pilu,
bagai ditembus pedang.

2. Bunda Put’ra Tunggal Allah disebut “yang berbahagia”
kini sangat bersedih. Hatinya dirundung duka,
kar’na Put’ra yang termulia bersengsara di salib.

3. O siapa tidak pilu menyaksikan bunda Kristus menangisi
Put’ranya? Dan siapa tak tergugah menyelami duka bunda
Dalam siksa Anaknya?

4. Dilihatnya Yesus, Put’ra, yang tersiksa dan terluka
kar’na dosa umatNya dan bergumul sendirian
menghadapi kematian menyerahkan nyawaNya.

5. Wahai bunda, sumber kasih, biar turut kuhayati
dukamu yang mencekam; biar hatiku bernyala mengasihi
Put’ra Allahdan padaNya berkenan.

6. Biarlah sengsara aib dari Dia yang tersalib tersemat di hatiku;
yang ditanggungNya bagiku kudekap bersamamu.

7. Biar aku disampingmu pilu kar’na wafat Kristus
di sepanjang hidupku; inilah keinginanku:
di dekat salib Put’ramu besertamu tersedu.

8. O perawan yang terpilih, perkenankan aku ini
ikut dikau bersedih; biar kematian Tuhan
dan darahNya yang tercurah kukenangkan tak henti.

9. Biar aku pun terluka, menghayati salib Tuhan,
digerakkan kasihNya. Hatiku engkau kobarkan;
biar aku dibebaskan dalam penghakimanNya.

10. Biarlah salib Tuhanku jadi benteng naunganku dan kurasa rahmatNya.
Bila nanti aku mati, biar aku mewarisi kemuliaan yang baka.

KJ. 173 SIAPA TERGANTUNG DI SALIB DI SANA

1. Siapa tergantung di salib di sana, tertimpa siksaan dan bencana,
penuh dengan luka , dirundung hukuman? Apakah yang sudah
dituduhkan?

2. Di salib di sana, menanggung sengsara, tergantunglah Anakdomba Allah.
Tiada salahNya selain megasihi, dan itu di tolak dunia ini.

3. Jikalau kasihNya semournya sejati, mengapakah Ia harus mati?
Mengapakah Ia menyangkal diriNya sehingga dipandang hina dina?

4. UpahNya yaitu pahala sentosa yang datang dengan tebusan dosa.
Curahan darahNya menutup semua; o lihat nestapa dan bilurNya!

5. Ya Yesus, ya Tuhan yang maharahmani, kasihMu tak dapat diimbangi!
Di sorga, di bumi, terima kiranya pujian dan hormat selamanya!

KJ. 174a ‘KU HERAN JURUS’LAMATKU

1. ‘Ku heran , Jurus’lamatku bagiku tersalib?
Tertumpah darah Rajaku bagiku yang keji?

2. Menanggung kejahatanku tersiksa Almasih?
Betapa agung rahmatNya, kasihNya tak terp’ri!

3. Tak heran surya jadi g’lap menutup mukanya,
ketika mati Khaliknya demi manusia.

4. Pun aku tutup wajahku menghadap salibNya;
tercucur air mataku bersyukur padaNya.

5. Tak dapat air mataku membalas kasihNya.
Seluruh jiwa ragaku ya Tuhan, t’rimalah.

KJ. 174b ‘KU HERAN JURUS’LAMATKU

‘Ku heran , Jurus’lamatku bagiku tersalib?
Tertumpah darah Rajaku bagiku yang keji?
Pada kayu salib ‘ku melihat terang dan beban hidupku
Hilang lenyap; mataku celik karena iman dan aku bahagia tetap.

KJ. 175 PENEBUSKU DISALIB

1. Penebusku disalib dalam nista dan sengsara.
Putra Allah, hilangkah kuasaMu dan kemuliaanMu?

2. Penebusku disalib menghapuskan hukumanku,
agar aku diberi anugerah, hidup oleh matiNya.

3. Penebusku disalib. Biar aku pun setia bagi Dia!
Oleh kematianNya aku dibangkitkanNya.

4. Penebusku disalib. Apa pantas ‘ku mengaduh
disusahku? Dibandingkan salibNya, pikulankau ringanlah.

5. Penebusku disalib. Hidup-matiku, ya Tuhan,
kuserahkan: dalam suka-dukaku ‘ku tetap bersamaMu!

KJ. 176 DI LUAR TEMBOK NEGERI

1. Di luar tembok negeri, di bukit Golgota,
tergantung Yesus disalib demi manusia.
Betapa agung kasihNya! ‘Ku patut menyembah.
Dengan percaya dan teguh ‘ku ikut jalanNya.

2. Betapa nista dan pedih sengsara Tuhanku,
Namun ‘ku yakin, matiNya demi selamatku.
Betapa agung kasihNya! ‘Ku patut menyembah.
Dengan percaya dan teguh ‘ku ikut jalanNya.

3. Percikan darah mulia menghapus dosaku,
sehingga rumah BapaNya terbuka bagiku.
Betapa agung kasihNya! ‘Ku patut menyembah.
Dengan percaya dan teguh ‘ku ikut jalanNya.

4. Hanyalah Yesus Penebus, tiada gantiNya,
yang dapat menghantarkanku ke sorga yang baka.
Betapa agung kasihNya! ‘Ku patut menyembah.
Dengan percaya dan teguh ‘ku ikut jalanNya.

KJ. 177 GOLGOTA, TEMPAT TUHANKU DISALIB
1. Golgota, tempat Tuhanku disalib dan dicela,
agar dunia damai pula dengan Allah, Khaliknya.
Dari sanalah mengalir sungai kasih kurnia
Bagi orang berdosa, yang memandang Golgota.

2. O samud’ra kasih Allah: bagi isis dunia
diberiNya Putra Tunggal, agar kita s’lamatlah!
Yesus, Jalan, Kebenaran, Sumber Hidup yang baka,
t’lah berkurban bagi kita pada salib Golgota.

3. Mari kita muliakan cinta kasih Penebus:
dosa kita Dia hapus dengan darah yang kudus.
Ia taat sampai mati pada salib Golgota.
Kita hidup oleh Dia: Puji Tuhan s’lamanya!

KJ. 178 KAR’NA KASIHNYA PADAKU
1. Kar’na kasihNya padaku Yesus datang ke dunia;
Ia t’lah memb’ri hidupNya gantiku yang bercela.
O, betapa mulia dan ajaib kuasaNya!
Kasih Jurus’lamat dunia menebus manusia.
2. Dengan sabar dan hikmatNya Yesus pimpin hidupku;
Firman dan kebenaranNya itulah peganganku.
O, betapa mulia dan ajaib kuasaNya!
Kasih Jurus’lamat dunia menebus manusia.

KJ. 179 YESUS, KAU KEHIDUPANKU
1. Yesus, Kau kehidupanku, Kau penumpas mautku;
pada salib Kau dipaku sampai mati gantiku;
agar aku mendapati jidup baru yang abadi.
Syukur hati tak henti kepdaMu kuberi.
2. Yesus, Kau telah memikul fitnah, siksa terbesar;
Kau ditambat dan dipukul, walau hidupMu benar,
Agar aku tak binasa, s’lamat dari rantai dosa.
Syukur hati tak henti kepadaMu kuberi.
3. Tinggi hatiku t’lah pupus oleh kelembutanMu;
oleh matiMu Kauhapus rasa pahit matiku.
Oleh nista yang Kautanggung ‘ku yang hina jadi agung.
Sykur hati tak henti kepadaMu kuberi.
4. T’rima kasih, Jurus’lamat, atas pengorbananMu:
atas sakitMu yang sangat, atas pahit matiMu.
Atas luka, atas bilur, atas salib yang Kaupikul
Syukur hati tak henti kepadaMu kuberi.

KJ. 180 LIHATLAH KAYU SALIB
1. Lihatlah kayu salib,
tempat Yesus yang tergantung menebus dunia.
2. Lihatlah kayu salib,
tempat Yesus melaksanakan perintah Bapa.
3. Lihatlah kayu salib,
tempat Sumber kes’lamatan bagi bangsa-bangsa.
4. Lihatlah kayu salib,
tempat Yesus yang tergantung mengampuni dosa.
5. Lihatlah kayu salib,
tempat Yesus menyerahkan hidup bagi kita.
6. Lihatlah kayu salib,
tanda cinta Putra Allah bagi manusia.
7. Lihatlah kayu salib,
tanda cinta Allah Bapa bagi ciptaanNya.
8. Lihatlah kayu salib
yang menjadi tanda cinta dalam hidup kita.

KJ. 181 “YANG SENGSARA” ITULAH
1. “Yang Sengsara” itulah Putra Allah mulia, Penebus manusia.
Haleluya, puji Dia!
2. Ganti aku Dialah yang dihukum, disesah. Bebas aku olehNya.
Haleluya, puji Dia!
3. Kita salah dan lemah; Ia tidak bercela. Damai pulih olehNya.
Haleluya, puji Dia!
4. Di salib di Golgota “Selesailah!” sabdaNya. Kini sorga arasyNya.
Haleluya, puji Dia!
5. Bila Raja mulia menjemput jemaatNya, kidung kita bergema,
“Haleluya, puji Dia!

KJ. 182 LIHAT SALIB DI ATAS BUKIT GOLGOTA
1. Lihat salib diatas bukit Golgota, tempat tergantung Jurus’lamat dunia;
dalam sengsara jiwa raga yang pedih Ia menanggung dosa kita yang keji.
2. Yesus yang taat sampai mati di salib menjadi Anakdomba yang tersembelih;
Kar’nanya kasihNya yang sempurna dan kudus, kuasa jahat dikalahkan Penebus.
3. Yesus yang taat sampai mati di salib menjadi Anakdomba yang tersembelih;
kar’nanya sangat diagungkan namaNya di dalam sorga dan di dalam dunia.
4. Dari salibMu Kau memanggil dunia agar melihat kasihMu yang mulia
dan mengikuti Dikau, pasrah dan teguh, mempersembahkan hidup kami padaMu!

KJ. 183 MENJULANG NYATA ATAS BUKIT KALA
1. Menjulang nyata atas bukit kala t’rang benderang salibMu, Tuhanku.
Dari sinarnya yang menyala-nyala memancarkan kasih agung dan restu.
Seluruh umat insan menengadah ke arah cahya kasih yang mesra.
Bagai pelaut yang karam merindukan di ufuk timur pagi merekah.
2. SalibMu, Kristus, tanda pengasihan mengangkat hati yang remuk redam,
membuat dosa yang terperikan di lubuk cinta Tuhan terbenam.
Di dalam Tuhan kami balik lahir, insan bernoda kini berseri,
Teruras darah suci yang mengalir di salib pada bukit Kalvari.

KJ. 184 YESUS SAYANG PADAKU
1. Yesus sayang padaku; Alkitab mengajarku.
Walau ‘ku kecil, lemah, aku ini milikNya.
Yesus Tuhanku sayang padaku;
Itu firmanNya di dalam Alkitab.
2. Yesus sayang padaku, Ia mati bagiku;
dosaku dihapusNya, sorga pun terbukalah.
Yesus Tuhanku sayang padaku;
Itu firmanNya di dalam Alkitab.
3. Yesus sayang padaku, waktu sakit badanku
aku ditungguiNya dari sorga mulia.
Yesus Tuhanku sayang padaku;
Itu firmanNya di dalam Alkitab.
4. Yesus sayang padaku, dan tetap bersamaku;
nanti ‘ku bersamanNya tinggal dalam rumahNya.
Yesus Tuhanku sayang padaku;
Itu firmanNya di dalam Alkitab.

KJ. 185 KASIH TUHANKU SUNGGUH BESAR
Kasih Tuhanku sungguh besar, tinggi dan dalam, luas benar.
Untuk manusia Ia beri kasih yang suci dan abadi.
KJ. 186 SAAT SEDIH
1. Saat sedih, tak terperi; air mata bercucuran:
Putra tunggal BapaNya kini dikuburkan.
2. Terbaringlah di kuburNya Yang mati pada salib,
agar kurnia firdaus diberi kembali.
3. Manusia, dosamulah yang menyebabkan ini:
semestinya kamulah yang rebah disini
4. O, lihatlah di wajahNya bekas keluh nestapa;
patut isi dunia insaf dan meratap.
5. Bahagialah manusia yang sadar merenungkan
bahwa Raja mulia rela dikuburkan.
6. Ya Yesusku, Harapanku, hapuslah air mataku
dan di KerajaanMu ingat akan daku!

KJ. 187 YESUS BANGKIT! NYANYILAH
1. Yesus bangkit! Nyanyilah: Haleluya!
Sungguh mulia hariNya! Haleluya!
Yang disalib Golgota, Haleluya,
Menebus manusia. Haleluya!
2. Naikkan puji dan syukur bagi Kristus, RajaMu
Maut ditanggung olehNya; yang berdosa s’lamatlah.
3. Siksa salibNya memb’ri pendamaian tak terp’ri
dan malaikat s’lamanya menyanyikan hormatNya.
4. Puji Allah! Nyanyilah! Mahaagung kasihNya!
Bala sorga, puji t’rus Bapa, Putra, Roh Kudus.

KJ. 188 KRISTUS BANGKIT! SORAKLAH
1. Kristus bangkit! Soraklah: Haleluya!
Bumi, sorga bergema: Haleluya!
Berbalasan bersyukur: Haleluya!
Muliakan Tuhanmu! Haleluya!
2. Karya kasihNya genap, kemenanganNya tetap.
Surya s’lamat jadi t’rang takkan lagi terbenam.
3. Kuasa kubur menyerah dan neraka takluklah.
Kristus jaya atas maut dan terbukalah Firdaus.
4. Hidup Raja mulia: kita s’lamat OlehNya.
Maut, di mana jayamu? Kubur, mana kuasamu?
5. Hai tinggalkan maut kelam; ikut Dia yang menang!
Bangkitlah, manusia, dalam kenbangkitanNya!
6. Raja agung, t’rimalah sorak puji semesta!
Hormat kami bergema: Kaulah Hidup yang baka.

KJ. 189 YERUSALEM, BERSORAKLAH
1. Yerusalem, bersoraklah menyambut fajar mulia!
Terbitlah hari yang terang: Tuhanmu bangkit dan menang!
2. Kuasa kubur, alam maut tak menaklukkan Putra Daud:
Sang Bapa membangkitkanNya; abadilah kuasaNya!
3. OlehNya kita pun lepas, tak lagi takut dan cemas:
dengan percaya padaNya sang maut hilang dashyatnya!
4. KebangkitanNya memberi hidup yang baru tak henti.
Terbitlah dari matiNya hidup kekal dan mulia.

KJ. 190 DARI KUBUR YANG KELAM
1. Dari kubur yang kelam Kristus bangkit megah;
dari kuasa yang seram kita pun bebaslah!
2. Diberi kepadaNya takhta Allah kekal.
Isi sorga, dunia, nyanyi puji sembah.

KJ. 191 HARI MINGGU, HARI KEBAKTIAN
1. Hari Minggu, Hari Kebangkitan, kami sambut fajarmu.
Di terangmu daya maut hilang, kalah sudah seteru.
Kristus, Matahari Kehidupan, o, pancarkan sinar
penghiburan dan harapan yang penuh akan damai Sabatmu.
2. Atas panggilanMu kami bangkit, hidup dalam hidupMu.
Dari kubur-dosa kami tampil, dibebaskan Roh Kudus.
Ajar kami tiap-tiap hari di kematianMu turut mati,
agar bangkit dan teguh ikut jalan jayaMu.
3. Hidup, mati, kami mengalami perlindunganMu tetap.
Nanti gurun dunia dijalani, masa duka pun genap.
Sungguh indah Hari Perhentian menyudahi malam kematian,
Saat kami menyembah Dikau di terang baka.

KJ. 192 MESKI DIJAGA KUBURNYA
1. Meski dijaga kuburNya, tak usah kau sendu:
di Hari Minggu yang cerah t’lah bangkit Tuhanmu!
Bernyanyi, bergembiralah, bersyukur tak jemu!
Tiap Hari Minggu ingatlah: t’lah bangkit Tuhanmu!
2. Sedih dan suram rasanya di pagi yang gelap;
mulia Hari BangkitNya kuasa maut lenyap.
Bernyanyi, bergembiralah, bersyukur tak jemu!
Tiap Hari Minggu ingatlah: t’lah bangkit Tuhanmu!

KJ. 193 YESUS BANGKIT, HALELUYA
Yesus bangkit, Haleluya, kubur pun terbuka;
Yesus jaya, Haleluya, atas maut dan dosa.
Yesus hidup, Haleluya, dan menang selamanya,
puji Dia, Haleluya, puji kuasa dan kasihNya!

KJ. 194 DIKAU, YANG BANGKIT, MAHAMULIA
1. Dikau, Yang Bangkit, mahamulia! Dikaulah abadi jaya dan megah!
Turun malak sorga putih cemerlang; kubur ia buka, tanda Kau menang.
Dikau, Yang Bangkit, mahamulia! Dikaulah abadi jaya dan megah!
2. Lihatlah Dia, Yesus, Tuhanmu! Dialah Mesias; yakinlah teguh!
Mari, umat Tuhan, bergembiralah! Bertekun maklumkan kemenanganNya!
Dikau, Yang Bangkit, mahamulia! Dikaulah abadi jaya dan megah!
3. Tuhanku hidup takut pun lenyap. Dia Junjunganku, Damaiku tetap.
Yesuslah Kuatku, Kemenanganku, Yesus Hidupku, Kemuliaanku!
Dikau, Yang Bangkit, mahamulia! Dikaulah abadi jaya dan megah!

KJ. 195 DI MAKAM YANG GELAP
1. Di makam yang gelap Yesus terbaring menanti merekah fajar terang.
Bangkitlah Dia megah kuasa Iblis patah menyerah. Alam maut sudah di kalahkanNya. Ia hidup dan berkuasa s’lamanya! T’lah menang, t’lah menang!
Kristus bangkit dan menang!
2. Dan sia-sialah kubur dijaga, pun tiada gunanya batu besar.
Bangkitlah Dia megah kuasa Iblis patah menyerah. Alam maut sudah di kalahkanNya. Ia hidup dan berkuasa s’lamanya! T’lah menang, t’lah menang!
Kristus bangkit dan menang!
3. Maut dan Iblis pun tidak berdaya menahan Tuhanku, Sang Penebus.
Bangkitlah Dia megah kuasa Iblis patah menyerah. Alam maut sudah di kalahkanNya. Ia hidup dan berkuasa s’lamanya! T’lah menang, t’lah menang!
Kristus bangkit dan menang!

KJ. 196 KRISTUS SUDAH BANGKIT
1. Kristus sudah bangkit, jaya atas salib. Bersukaria nyanyilah:
Kristus Penghibur dunia! Haleluya!
2. Tanpa iman paskah dunia binasa. Syukurlah, kita mendengar
kabar gembira yang besar. Haleluya!
3. Mari kita ikut di belakang memikul salib dan beban
dalam setia beriman. Haleluya!
4. Kristus menderita menggantikan kita. Sang Maut kalah
olehNya: musuh terakhir menyerah. Haleluya!
5. Kristus bersedia dicerca, dihina; sekarang Raja mulia
yang membebaskan umatNya. Haleluya!
6. Sungguh, Kristus bangkit: Kuasa maut berakhir.
Bersorak-sorailah terus: kita semua ditebus! Haleluya!

KJ. 197 ALLAH DIMULIAKANLAH
1. Allah dimuliakanlah bersama Putra TunggalNya
yang menebus manusia. Haleluya, Haleluya, Haleluya!
2. Hari Ketiga yang cerah fajar menghalaukan duka:
lihatlah kubur terbuka! Haleluya, Haleluya, Haleluya!
3. Kata malaikat: “Marilah, jangan Yang Hidup kaucari
di dunia orang mati!” Haleluya, Haleluya, Haleluya!
4. “Ia t’lah bangkit, lihatlah tempat yang Ia tinggalkan
maut pun Ia kalahkan!”
5. Kami berdoa padaMu, Tuhan yang bangkit dan jaya,
buatlah kami percaya! Haleluya, Haleluya, Haleluya!
6. Ya Jurus’lamat, Penebus, namaMu kami agungkan:
sampai kekal Kaulah Tuhan! Haleluya, Haleluya, Haleluya!

KJ. 198 KINI SANG PUTRA T’LAH MENANG
1. Kini Sang Putra t’lah menang, yang oleh maut tak terkekang.
Haleluya, Haleluya! KuasaNya agung dan megah; kekal terpuji
Namanya! Haleluya, Haleluya!
2. Dan kuasa Iblis, penentang dengansempurna direjang.
Haleluya, Haleluya! Pahlawan, tiada bandingNya,
Telah menumpas musuhNya. Haleluya, Haleluya!
3. Ya Jurus’lamat dunia, yang menebus manusia,
Haleluya, Haleluya, kiranya pimpin kami pun
Ke dalam kemuliaanMu! Haleluya, Haleluya!
4. Musuh terakhir dibekuk: hai maut, dimana kuasamu?
Haleluya, Haleluya! Di tangan Allah s’lamatlah
Kembali kita anakNya. Haleluya, Haleluya!
5. Kami bersama bersyukur dan merindukan sorgaMu.
Haleluya, Haleluya! Di sana berkumandanglah
pujian kami s’lamanya. Haleluya, Haleluya!
6. Ya Allah Bapa, t’rimalah syukur, pujian dan sembah,
Haleluya, Haleluya, bersama Kristus, Penebus, dan Roh
Penghibur yang Kudus. Haleluya, Haleluya!

KJ. 199 HAI UMAT TUHAN, NYANYILAH
1. Hai umat Tuhan, nyanyilah: har-i-ni Raja mulia t’lah bangkit
dari kuburNya. Haleluya!
2. Di pagi hari yang sedih ketiga ibu t’lah pergi melihat
kubur yang sepi. Haleluya!
3. Maria dari Magdala, Salome dan Maria lain membawa
minyak dan rempah. Haleluya!
4. Malaikat sorga menegur “Di Galilea Tuhanmu menunggu
kedatanganmu” Haleluya!
5. Seudah tiba kabarnya, Yohanes lari segera dan Petrus
di belakangnya. Haleluya!
6. Berkumpul para murid pun dan Yesus datang bertemu,
bersabda: “Salam bagimu!” Haleluya!
7. Tetapi Tomas Didimus menaruh syak wasangka t’rus;
belum lihat Penebus. Haleluya!
8. “Hai Tomas, taruh jarimu ke dalam luka tubuhKu:
percayalah dengan teguh!” Haleluya!
9. Tak lagi Tomas bersendu dan yakin ia berseru:
“Ya Tuhanku, ya Allahku!” Haleluya!
10. Bahagia merekahlah yang tak melihat Tuhannya,
namun percaya padaNya! Haleluya!
11. Bersukacita, marilah, nyanyian Paskah angkatlah
dan puji Tuhan s’lamanya! Haleluya!
12. Demi karunia Penebus, Sang Anakdomba yang kudus,
Syukur kepada Allah t’rus! Haleluya!

KJ. 200 MARI BERSUKACITA
1. Mari bersukacita, terima kabar baik! Habislah dukacita;
terbitlah t’rang ajaib! Yesus yang tersekap di kubur yang gelap
disambut fajar t’rang sebagai Pemenang!
2. Ia pun dimakamkan; puaslah seteru. Tiada mereka sangka
t’lah bangkit Penebus! Kumandang jayaNya mengisi dunia
dan panji Pemenang berkibar cemerlang!
3. Oleh adegan ini gembira hatiku; tak lagi kutakuti ancaman seteru.
‘Ku beriman teguh: Yesus jaminanku.
SalibNya kupegang, niscaya ‘ku menang.
4. Bagai anggota Kristus, terpaut padaNya, tanpa cemas kuikut
di jalan jayaNya. Di maut yang kelam, betapa pun seram,
Tuhanku beserta dengan kuasaNya!
5. Rajaku sudah masuk kemuliaanNya: amanlah tujuanku di jalan dunia!
Jauhlah, hai lawanku! Tuhan di pihakku: Perisai dan Teman;
OlehNya ‘ku tent’ram!
6. Sampai ke dalam sorga ‘ku ikutlah terus; di pintuNya tersurat
amanat Penebus: “Yang tadi berlelah, dapat mahkotanya;
yang mati dalamKu, bahagia penuh!

KJ. 201 KINI BERAKHIRLAH PERANG

1. Haleluya, Haleluya, Haleluya!
Kini berakhirlah perang; sambutlah Dia yang menang
Dengan pujian cemerlang: Haleluya!
2. Kuasa maut menyerah: Kristus telah menumpasnya.
Hai umat Tuhan, soraklah: Haleluya!
3. Berakhir hari yang sedih; Yang Bangkit patut diberi
hormat dan puji tak henti: Haleluya!
4. Benteng neraka direjang, gapura sorga terbentang.
Pujilah Kristus yang menang: Haleluya!
5. Ya Tuhan, oleh salibMu Engkau hidupkan umatMu;
mahamulia namaMu! Haleluya!

KJ. 202 MAUT SUDAH MENYERAH

1. Maut sudah menyerah, kubur hilang kuasanya: Jurus’lamat
t’lah menang dalam sinar cemerlag, dam snar cemerlang.
2. Umat Tuhan, pandanglah ke angkasa mulia dan
saksikan Penebus masuk sorga yang kudus, masuk sorga yang kudus.
3. Sorga, bukalah gerbang, sambut Raja yang menang!
Antarkan ke takhtaNya Yang kekal kuasaNya, Yang kekal kuasaNya.
4. Nyanyilah, hai Serafim, mainkan harpa berdenting.
Ikutlah, manusia, mengagungkan namaNya, mengagungkan namaNya.

KJ. 203 HALELUYA, BERNYANYILAH

1. Haleluya, bernyanyilah: Haleluya! Dengan merdu
lagukanlah: Haleluya! Haleluya!
Haleluya, Haleluya, Haleluya!
2. Kemana saja ‘ku pergi, Haleluya,
jiwaku nyanyi tak henti: haleluya!
Haleluya! Haleluya, Haleluya, Haleluya!
3. Inilah Hari yang kudus, Haleluya,
yang dijadikan Tuhanku, Haleluya!
Haleluya! Haleluya, Haleluya, Haleluya!
4. Langit dan bumi, bersyukur, Haleluya;
Gereja, angkatlah mazmur: Haleluya!
Haleluya! Haleluya, Haleluya, Haleluya!
5. Agungkan Raja mulia, Haleluya,
yang bangkit dari kuburNya, Haleluya!
Haleluya! Haleluya, Haleluya, Haleluya!
6. Di atas bukit Golgota, Haleluya,
Sang Kristus Raja yang menang, Haleluya!
Haleluya! Haleluya, Haleluya, Haleluya!
7. Kendati Iblis pun geram, Haleluya,
Sang Kristus Raja yang menang, Haleluya!
Haleluya! Haleluya, Haleluya, Haleluya!
8. Bersama-sama nyanyilah, Haleluya,
di sorga dan di dunia, Haleluya! Haleluya! Haleluya, Haleluya, Haleluya!

KJ. 204 SANG KRISTUS BANGKIT, NYANYILAH

1. Sang Kristus bangkit, nyanyilah Haleluya, Haleluya, Penghibur
isi dunia. Haleluya, Haleluya!
2. Andaikan Ia tak menang, Haleluya, Haleluya, harapan dunia
terbenam. Haleluya, Haleluya!
3. Menanglah Ia yang kudus; Haleluya, Haleluya, terpuji
Kristus Penebus. Haleluya, Haleluya!
4. Ketiga ibu bersedih, Haleluya, Haleluya,
menengok kubur yang sepi. Haleluya, Haleluya!
5. Di kubur itu tampaklah, Haleluya, Haleluya,
telah terguling batunya. Haleluya, Haleluya!
6. Hai jangan takut dan sedih, Haleluya, Haleluya,
yang kamu cari t’lah pergi. Haleluya, Haleluya!
7. Katakanlah kepadaku, Haleluya, Haleluya,
dimana kini Tuhanku? Haleluya, Haleluya!
8. Tuhanmu bangkit mulia, Haleluya, Haleluya,
berita Paskah t’rimalah. Haleluya, Haleluya!
9. Tunjukkanlah di manakah, Haleluya, Haleluya,
yang bangkit dari kuburNya? Haleluya, Haleluya!
10. Lebih dahulu lihatlah, Haleluya, Haleluya,
yang bangkit dari kuburNya? Haleluya, Haleluya,
11. Jikalau kosong kuburNya, Haleluya, Haleluya,
ke mana kepergianNya? Haleluya, Haleluya!
12. Ke Galilea pulanglah, Haleluya, Haleluya,
temui Dia segera! Haleluya, Haleluya,
bersukacita tak henti. Haleluya, Haleluya!
13. Tak lagi kami bersedih, Haleluya, Haleluya,
bersukacita tak henti. Haleluya, Haleluya!
14. Berita Paskah bergema, Haleluya, Haleluya,
Penghibur isi dunia, Haleluya, Haleluya!

KJ. 205 GEMBIRA DAN NYANYILAH

1. Gembira dan bernyanyilah menyambut Paskah
yang cerah dan kes’lamatan yang baka.
Haleluya, Haleluya, Haleluya, Haleluya!
Terpui K’ristus s’lamanya!
2. T’lah bangkit Yesus, Penebus.
Yang di salibkan bagimu. Agungkan namaNya terus!
Haleluya, Haleluya, Haleluya, Haleluya!
Terpui K’ristus s’lamanya!
3. Gapura maut hancurlah, dan oleh Tuhan bebaslah semua
semua orang milikNya.
Haleluya, Haleluya, Haleluya, Haleluya!
Terpui K’ristus s’lamanya!
4. Segala puji dan syukur ya Putra Allah, bagiMu;
Firdaus kaubuka bagiku!
Haleluya, Haleluya, Haleluya, Haleluya!
Terpui K’ristus s’lamanya!
5. Seluruh umat, nyanyilah! Tritunggal Kudus pujilah
sekarang dan selamanya.
Haleluya, Haleluya, Haleluya, Haleluya!
Terpui K’ristus s’lamanya!

KJ. 206 KIBARKAN PANJI RAJAMU

1. Kibarkan panji Rajamu setinggi langat yang cerah,
sehingga salib Penebus terpamapang bagi dunia.
2. Kibarkan panji Rajamu! Malaikat takjub menyembah
melihat salib Penebus, betapa agung kasihNya.
3. Kibarkan panji Rajamu! Semua bangsa dunia
melihat kasih Penebus dan dihidupkan olehNya.
4. Kibarkan panji Rajamu, supaya orang yang sesat
di dalam iman bertelut dan minum air alhayat.
5. Kibarkan panji Rajamu setinggi langit yang cerah!
Saliblah kemegahanmu dan Kristus harapanmulah!
6. Kibarkan panji Rajamu! Tinggikan panji cemerlang!
Andalan lain tak perlu: di dalam salib ‘kau menang!

KJ. 207 ‘KU BERSERU, HAI DUNIA

1. ‘Ku berseru, hai dunia, “T’lah bangkit Tuhanku!”
Ia pun hadir s’lamanya, tinggal, bersamamu.
2. Hai kawanku, teruskanlah berita mulia,
yaitu kerajaanNya sekarang merekah.
3. Dunia sekarang berseri penuh anugerah
dan hidup baru diberi kepada umatNya.
4. Maut ‘kan habis tenggelam, seramnya hilanglah;
kini terlihat di depan zaman bahagia.
5. Jalan sengsara Tuhanku menuju t’rang baka;
Ia mengajak kita pun ke rumah BapaNya.
6. Orang berkabung, marilah, tabahkan hatimu;
di rumah Bapa kau kelak kembali bertemu.
7. Tiap taburan kasihmu bertumbuh dan mekar,
sehingga dunia penuh buahnya yang segar.
8. Tuhan bersama umatNya, dan duka t’lah lenyap.
Ia Pembaru dunia sekarang dan tetap.

KJ. 208 FAJAR HIDUP MEREKAH

1. Fajar Hidup merekah, muncul sinar sakti.
Maut kalah menyerah: tak berkuasa lagi.
2. Kubur kosong dan lengang, pintunya terbuka.
Yesus bangkit dan menang, sirna awan duka!
3. Jangan takut dan sedih, ibu yang setia;
Yang kaucari t’lah pergi tuju Galilea
4. Tuturkanlah segera bagi para murid
dan seluruh dunia: Kristus, Tuhan, bangkit!
5. Hidup baru diberi bagi yang percaya
dan sejaht’ra abadi. Sorak “Haleluya”

KJ. 209 YANG TURUN KE KUBUR

1
. Yang turun ke kubur yang hitam pekat telah memerangi
kuasa gelap. Dib’riNya padaku perisa iman: teguhlah
hatiku ke puncak menang.
2. Bertubi gelombang keras menerjang: tak mudah jalanku
di kabut kelam, tetapi Tuhanku tetap beserta:
‘ku ikutlah Dia ke tujuanNya.
3. Betapapun sulit, terus kujenjang menuju neg’ri
bercahaya terang. Bersama Yang Bangkit tetap kutempuh
derita dan susah berhati teguh.

KJ. 210 YESUS HIDUP DAN MENANG

1. Yesus hidup dan menang. Maut, hilanglah sengatmu!
Yang t’lah bangkit dalam t’rang juga membangkitkan daku.
Yesus, kemenanganMu itulah peganganku.
2. Yesus hidup dan menang; mahakuasa atas dunia.
Nanti ‘ku bersamaNya hidup dan berkuasa juga.
Janji Allah yang teguh itulah peganganku.
3. Yesus hidup dan menang; aku takkan terpisahkan,
bahkan di lembah kelam ‘ku beroleh kekuatan.
Yesus kehadiranMu itulah peganganku.
4. Yesus hidup dan menang mati untuk kehidupan.
Saat ajal menjelang ‘ku dib’riNya penghiburan.
Yesus, kebangkitanMu itulah peganganku.

KJ. 211 TUHANKU BANGKIT! NYANYILAH

1. Tuhanku bangkit! Nyanyilah: Haleluya!
Kubur ditinggalkanNya, maut dikalahkanNya.
Tuhanku bangkit! Nyanyilah: Haleluya!
2. Tuhanku bangkit! Nyanyilah Haleluya!
Tiga ibu datanglah, tidak menemukanNya.
Tuhanku bangkit! Nyanyilah Haleluya!
3. Tuhanku bangkit! Nyanyilah Haleluya!
Sang malaikat mulia membukakan kuburNya.
Tuhanku bangkit! Nyanyilah Haleluya!
4. Tuhanku bangkit! Nyanyilah Haleluya!
“Jangan takut dan sedih: Yang kaucari t’lah pergi!”
Tuhanku bangkit! Nyanyiilah Haleluya!
5. Tuhanku bangkit! Nyanyilah Haleluya!
“Ingat akan sabdaNya yang pernah diucapNya.”
Tuhanku bangkit! Nyanyilah Haleluya!
6. Tuhanku bangkit! Nyanyilah Haleluya!
“Setelah sengsaraNya Allah memuliakanNya.”
Tuhanku bangkit! Nyanyilah Haleluya!
7. Tuhanku bangkit! Nyanyilah Haleluya!
Yang tersalib hiduplah! Kita hidup olehNya!
Tuhanku bangkit! Nyanyilah Haleluya!

KJ. 212 TUHANKU, PUSARA TERBUKA

1. Tuhanku bangkit, pusara terbuka: Ia menang atas maut
dan duka. Goncanglah benteng neraka yang gelap:
Yesus Pahlawan yang hidup tetap! Yesus Pahlawan hidup yang tetap!
2. Sudah tersingkap rahasia kubur: dosa dan Iblis
t’lah kalah tersungkur. Aku percaya, gentarku lenyap:
Yesus Pahlawan yang hidup tetap! Yesus Pahlawan hidup yang tetap!
3. Di dunia ini tak lagi ‘ku takut: Tuhan yang bangkit
berjuang sertaku; tak kuhiraukan kuasa gelap:
Yesus Pahlawan yang hidup tetap! Yesus Pahlawan hidup yang tetap!

KJ. 213 HAI BANGUN, KAU YANG TIDUR

1. Hai bangun, kau yang tidur dan hidup dalam t,rang:
tak boleh maut menang di tanah orang hidup.
2. T’rang Kristus bercahaya menghalau yang gelap;
t’lah mundur segenap ancaman susah payah.
3. Tak lagi kita kalah terhadap dunia,
tetapi berserah kepada kasih Allah.
4. T’lah bangkit Raja kita, supaya kita pun bertahan
bertekun melawan dukacita.
5. Sengatmu. Maut, di mana-dimana jayamu?
Yang beriman teguh beroleh kemenangan!
6. Lenyaplah malam dosa dan fajar merekah:
seluruh dunia ‘kan baru dan sentosa!

KJ. 214 TUHAN MELAWAT UMATNYA

1
. Tuhan melawat umatNya; malam menjadi pagi!
Dalam terang hadiratNya kita dihibur lagi!
2. Habis menanggung mautNya di atas kayu salib,
kuburNya ditinggalkanNya: Ia telah kembali!
3. Murid-muridNya tercengang, kar’na tak menyadari
bahwa Mesias t’lah menang atas set’ru terakhir.
4. Sion penuh keluh-kesah, kidung diganti tangis;
duka menimpa jiwanya awan menutup langit.
5. Hai putri Sion, nyanyilah! Janganlah susah hati:
dalam cahaya hidupNya dukamu diobati!
6. Puji-pujian mulutmu kini segar kembali:
oleh kuasa Roh Kudus kubur dibuka lagi!
7. Nyanyi seputar dunia bahwa Tuhanmu bangkit!
FirmanNya tinggal beserta dan mengobarkan hati!
8. Umat percaya, bangunlah, nyanyi tiap hari;
hiduplah bersejahtera, t’rima berkat ilahi!
9. Takhta mengganti salibNya dalam terang sorgawi;
kita di KerajaanNya hidup kekal abadi!

KJ. 215 YESUS, KINI KATAKU

Yesus, kini kataku: “Tuhan, Allahku!”
Yesus, tadi ‘ku sedih dan hatiku pedih;
Yesus, kini kauberi percaya tak henti!
Yesus, agung kasihMu terhadap hambaMu!

KJ. 216 SANG KRISTUS T’LAH BANGKIT

1. Sang Kristus t’lah bangkit dan Dia menang,
kuasa si jahat telah di kekang.
Nyanyikan pujian, nyanyikan pujian,
Nyanyikan pujian gempita, gemar.
Sang Putralah Raja perkasa benar.
2. Di manakah kini kuasamu, hai maut?
Sengatmu tercabut, memang Putra Daud.
Nyanyikan pujian, nyanyikan pujian,
Nyanyikan pujian gempita, gemar.
Sang Putralah Raja perkasa benar.
3. Hai dosa, kau kalah, kuasamu lenyap,
kendati kaucoba mengganggu tetap.
Nyanyikan pujian, nyanyikan pujian,
Nyanyikan pujian gempita, gemar.
Sang Putralah Raja perkasa benar.
4. Akhirnya menyingsinglah fajar cerlang,
harapan pun timbul: Rajaku menang!
Nyanyikan pujian, nyanyikan pujian,
Nyanyikan pujian gempita, gemar.
Sang Putralah Raja perkasa benar.

KJ. 217 YESUS, SUMBER PENGHIBURAN

1. Yesus, Sumber Penghiburan, yang disalib,
dikuburkan, kini bangkit dan menang,
Raja Hidup dan Terang. Kubur tak menahan lagi
Sang Pahlawan yang Ilahi. Haleluya, Haleluya!
2. Oleh Dia yang perkasa kuasa Iblis t’lah binasa,
ya, setiap lawanNya kini sudah menyerah.
Hai, bernyanyi, Putri sion, bersyukur dengan pujian.
Haleluya, Haleluya!
3. Dalam siang kemenangan ditelanlah maut dan malam.
Maut, di mana jayamu dan sengat ancamanmu?
Sorgalah warisan kami, Kristus t’lah membawa damai.
Haleluya, Haleluya!

KJ. 218 NAIK KE SORGA CEMERLANG

1. Naik ke sorga cemerlang, Haleluya,
Kristus, Rajamu yang menang, Haleluya!
2. Di kanan Allah, BapaNya, Haleluya,
Dialah Raja semesta, Haleluya!
3. Nubuat Mazmur t’lah genap, Haleluya;
Kristuslah maksud Alkitab, Haleluya!
4. Kepada Dia diberi, Haleluya,
kuasa dan hormat tak henti, Haleluya!
5. Mari bersoraklah terus, Haleluya,
agungkan Kristus, Penebus, Haleluya!
6. Allah Tirtunggal, t’rimalah, Haleluya,
puji syukur selamanya, Haleluya!

KJ. 219 MAHKOTA DURI YANG KEJAM

1. Mahkota duri yang kejam menyiksa Penebus,
di ganti tajuk pemenang yang agung dan kudus.
2. Tempat tertinggi pemenang yang baka padaNya diberi,
Sang Maharaja semesta dan Surya abadi.
3. Di sorga dan di dunia namaNya dikenal;
terpancar dari kasihNya bahagia kekal.
4. Salib yang hina dan seram penuh anugerah;
dan nama orang beriman di sorga tertera.
5. Mengikut Tuhan, kita pun sengsara dan menang.
Bahagialah yang bertekun di dalam kasihNya.
6. SalibNya pohon alhayat, pembawa kurnia,
penuh harapan dan berkat, pujian umatNya.

KJ. 220 YESUS KRISTUS MEMERINTAH

1. Yesus Kristus memerintah tak terbatas, tak terhingga:
alam semesta sujud. Dunia patut memaklumkan:
“Yesus Kristus itu Tuhan!” Bangsa-bangsa, bertelut!
2. Raja-raja yang perkasa dan segala yang berkuasa
menagungkan namaNya; baik di sorga, baik di bumi
kehendakNya dipenuhi; tiap mahluk menyembah!
3. Mahakuasa hanya Allah, tidak ada yang setara:
Ia Tuhan Yang Esa. Yang setara hanya Kristus,
Putra Tunggal Allah itu: KerajaanNya baka!
4. Ia Raja yang bertakhta beserta dengan BapaNya,
dikitari kerubim, dan kuasa yang sempurna
atas bumi maupun sorga kepadaNya diberi.
5. Kita s’lamat dalam Dia, ditebus dengan kasihNya
dan darahNya yang kudus. Pendamaian yang lestari,
t’rang dan hidup yang abadi disampaikan Penebus.
6. Hanya Yesus Kristus saja yang menjadi dasar G’reja
dan Kepala umatNya. Dibeli dengan darahNya
dan dibaptis dengan RohNya, kita hidup s’lamanya!
7. Hai pedosa, buka hati, orang sakit, harap lagi
dan yang miskin, bangunlah! Lubuk hati dibersihkan
dan yang sakit dipulihkan, adil hukum rahmatNya.
8. Walau salib dunia ini sementara mengiringi hidup
orang beriman, takkan dapat memisahkan kita dari
kasih Tuhan, hingga ringanlah beban.
9. Bersyukur, bersukaria, umat Tuhan, puji Dia
di seluruh dunia! Persiapkanlah jalanNya
dan lambaikan daun palma: Ia datang segera!
10. Aku pun tak ketinggalan mengeluanNya di jalan,
aku pu mengikutNya.Yesus Kristus memerintah
tak terbatas, tak terhingga! Puji Raja mulia!

KJ. 221 ARAH KE SORGA CEMERLANG

1. Arah ke sorga cemerlang terangkat Tuhan yang menang
penuh kemuliaan. Tawanan pun dibawaNya berarak
ke tempat baka, ke takhta Kerajaan.
2. Sorga menyambut Rajanya, malaikat sujud menyembah
di hari sukacita, Hai bumi bergembiralah nyanyikan
KenaikanNya yang bangkit bagi kita.
3. Imam besar telah pergi dan dari atas memberi serba karuniaNya.
Ya Tuhan, hati kami pun hendak terarah padaMu
Yang hidup selamanya!

KJ. 222a AGUNGKAN KUASA NAMANYA

1. Agungkan kuasa namaNya; malaikat bersujud!
Nobatkan Raja mulia dan puji Tuhanmu!
Nobatkan Raja mulia dan puji Yesus, Tuhanmu!
2. Hai bintang-bintang fajar t’rang, bersoraklah terus!
Agungkan Dia yang menang dan puji Tuhanmu!
Agungkan Dia yang menang dan puji Yesus, Tuhanmu!
3. Kaum Israel pilihanNya, dosamu ditebus!
Mesiasmu terimalah dan puji Tuhanmu!
Mesiasmu terimalah dan puji Yesus, Tuhanmu!
4. Jemaat yang tak melupakan derita Penebus,
b’ri hormat di hadiratNya dan pujin Tuhanmu!
B’ri hormat di hadiratNya dan puji Yesus, Tuhanmu!
5. Yang mati kar’na namaNya, hai martir yang kudus,
di dalam salib bermegah dan puji Tuhanmu!
Di dalam salib bermegah dan puji Yesus, Tuhanmu!
6. Hai waris KerajaanNya, agungkan Putra Daud!
Allahmu permuliakanlah dan puji Tuhanmu!
Allahmu permuliakanlah dan puji Yesus, Tuhanmu!
7. Hai bangsa-bangsa dunia, sekarang bertelut;
akui KerajaanNya dan puji Tuhanmu!
Akui KerajaanNya dan puji Yesus, Tuhanmu!
8. Kiranya kita k’lak serta di sana bersujud.
Hai ikut, alam semesta, dan puji Tuhanmu!
Hai ikut, alam semesta, dan puji Yesus, Tuhanmu!

KJ. 222b AGUNGKAN KUASA NAMANYA

1. Agungkan kuasa namaNya; malaikat bersujud!
Nobatkan Raja mulia dan puji, puji, puji Yesus, Tuhanmu!
2. Hai bintang-bintang fajar t’rang, bersoraklah terus!
Agungkan Dia yang menang dan puji, puji, puji, Yesus, Tuhanmu!
3. Kaum Israel pilihanNya, dosamu ditebus!
Mesiasmu terimalah dan puji, puji, puji Yesus, Tuhanmu!
4. Jemaat yang tak melupakan derita Penebus,
b’ri hormat di hadiratNya dan puji, puji, puji Yesus, Tuhanmu!
5. Yang mati kar’na namaNya, hai martir yang kudus,
di dalam salib bermegah dan puji, puji, puji Yesus, Tuhanmu!
6. Hai waris KerajaanNya, agungkan Putra Daud!
Allahmulah permuliakanlah dan puji, puji, puji Yesus, Tuhanmu!
7. Hai bangsa-bangsa dunia, sekarang bertelut;
akui KerajaanNya dan puji, puji, puji Yesus, Tuhanmu!
8. Kiranya kita k’lak serta di sana bersujud.
Hai ikut, alam semesta, dan puji, puji, puji Yesus, Tuhanmu!

KJ. 223 NYANYIAN MALAIKAT NYARING BERGEMA

1. Nyanyian malaikat nyaring bergema, sorga t’lah terbuka
bagi Rajanya. Kristus Raja mulia, jaya dan megah,
Yesus, Raja kasih, naik takhtaNya.
Sudahlah sempurna karya s’lamatNya;
Yesus naik ke sorga. Puji namaNya!
2. Dia yang tersalib bagi dunia pada sisi Bapa kini mulia
tak sengsara lagi, hidup s’lamanya.
Yesus, Raja mulia, naik takhtaNya!
Yesus, Raja kasih, naik takhtaNya.
Sudahlah sempurna karya s’lamatNya;
Yesus naik ke sorga. Puji namaNya!
3. Yesus dalam sorga, agung kasihNya: Ia mendoakan
kita umatNya; kasi dan anug’rah dicurahkanNya;
tempat bagi kita disapkanNya.
Yesus, Raja kasih, naik takhtaNya.
Sudahlah sempurna karya s’lamatNya;
Yesus naik ke sorga. Puji namaNya!

KJ. 224 MASHYURKAN RAJAMU

1. Masyhurkan Rajamu, Allah Maha besar;
ucapkan sykurmu, bernyanyi bergemar!
Suaramu dan hatimu berpadu ‘muji Tuhanmu!
2. Tuhanmu Penebus, yang melepaskan kau,
memb’rikan darahNya pembasuh dosamu.
Suaramu dan hatimu berpadu ‘muji Tuhanmu!
3. Buana, langit pun di bawah kuasaNya.
Kunci neraka, maut, dib’rikan padaNya.
Suaramu dan hatimu berpadu ‘muji Tuhanmu!
4. Di muka takhtaNya semua bertelut;
musuhNya menyembah tersungkur bersujud.
Suaramu dan hatimu berpadu ‘muji Tuhanmu!
5. Nantikan bersyukur Sang Hakim semesta,
yang datang menjemput semua hambaNya.
Suaramu dan hatimu berpadu ‘muji Tuhanmu!

KJ. 225 BERKERETA AWAN PUTIH

1. Berkereta awan putih, Yesus naik dari bumi
dan menuju takhtaNya, dan menuju takhtaNya.
2. Bertelutlah tiap mahluk, tiap lidah pun mengaku:
Yesus Tuhan semesta, Yesus Tuhan semesta!
3. Penguasa dalam dunia dan malaikat dalam sorga
mengagungkan namaNya, mengagungkan namaNya.
4. Yesus Raja Mahakuasa: bersujudlah bangsa-bangsa
dan menjadi muridNya, dan menjadi muridNya.
5. Hai pedosa, s’rahkan hati, berimanlah, orang sakit,
orang miskin, haraplah, orang miskin, haraplah!
6. Yang tersalib menyampaikan sukacita kedamaian,
hidup baru yang kekal, hidup baru yang kekal!

KJ. 226 DIA NOBATKANLAH

1. Dia nobatkanlah Sang Raja Penebus;
bahana sorga bergema memuji Dia t’rus.
Hai bangun, jiwaku, bernyanyilah serta,
Memuji Jurus’lamatmu kekal selamanya.
2. Dia nobatkanlah Pengasih abadi;
di dalam darah lukaNya kasihNya berseri.
Malaikat tercengang melihat dashyatnya
Rahasia Allah terbentang demi manusia.
3. Dia nobatkanlah Raja sejahtera,
yang memerintah dunia, perang pun mereda.
Di bumi terdengar pujian mulia kepada
Dia yang besar kekal kuasaNya.
4. Dia nobatkanlah Sang Raja hidupmu;
sang maut dikalahkanNya demi selamatmu.
Muliakan namaNya yang mati dan menang,
Memb’rikan hidup yang kekal menghalau maut kejam.
5. Dia nobatkanlah Sang Raja yang baka,
Pencipta alam semesta sempurna dan megah.
Hormati Penebus yang agung mulia;
Sang Anakdomba yang kudus terpuji s’lamanya.

KJ. 227 UMATMU BERSEMBAH SUJUD

1. UmatMu besembah sujud, berdoa dan bernyanyi,
menghadap singgasanaMu, ya Kristus, Tuhan kami.
Segala kuasa dunia akhirNya ‘kan mengaku
Engkaulah raja mulia, kar’na kebangkitanMu.
2. Dengan darahMu yang kudus Engkau sucikan kami
membuat kami bagiMu imamat yang rajawi.
PadaMu diberikanlah mahkota kemenangan:
Di sorga dan di dunia namaMu berkumandang.
3. Ya, Jurus’lamat dunia, penuh kemuliaan
Kau datang lagi segera di atas awan-awan.
Semua ‘kan memandangMu, termasuk yang menikam;
Semua mengagungkanMu dan mohon pengasihan.
4. Baik lambat atau segera, hariMu pasti datang;
cahaya fajar yang cerah semakin kelihatan.
Ya, haleluya, datanglah, umatMu sudah yakin.
Malaikat dan manusia bersorak, “Amin, amin!”

KJ. 228 DATANGLAH, YA ROH KUDUS
1. Datanglah, ya Roh Kudus, b’rikanlah cahayaMu,
Sinar sorga yang baka. O Pengasuh kaum lemah,
Pemberi anugerah, Suluh hati, datanglah!
2. Kau Penghibur mahabaik dan Sahabat mahalaik,
Penyegar dan Penyejuk, Kau menampung yang lelah,
Kau tenangkan yang resah, Kau melipur yang sendu.
3. Cahya beranugerah, curahkanlah kurnia dalam hati umatMu.
Tanpa daya ciptaMu tiada insan yang kudus,
tiada hidup yang teduh.
4. Yang cemar sucikanlah, yang kersang siramilah,
Yang ced’ra sembuhkanlah; yang tegar lunakkanlah,
Yang beku cairkanlah, yang sesat arahkanlah.
5. B’rilah pada umatMu yang percaya padaMu
rahmat dalam tiap hal dan pahala mulia,
mati bersejahtera, sukacita yang kekal.

KJ. 229a O ROH PENCIPTA, DATANGLAH

1. O Roh Pencipta, datanglah, masuki kami, umatMu;
ciptaanMu penuhilah dengan berkat kurniaMu.
2. Engkau Penolong yang teguh, Kurnia Allah terbesar,
Kau Sumber hidup yang benar, Pengibar kasih umatMu.
3. Engkau Roh purna kurnia, Kau Tangan khalik semesta;
Kau janji Bapa mulia; bahasa kasih Kauberi.
4. Berilah kami sinarMu dan kasihMu curahkanlah,
supaya kami yang lemah teguh berbudi s’lamanya.
5. Kuasa jahat halaulah, berilah damaiMu terus dan
pimpin kami, umatMu, hindarkan dari seteru.
6. OlehMu kami mengenal Bapa dan Putra TunggalNya.
Kau Roh Ilahi, Roh Kudus, padaMu kami beriman.

KJ. 229b O ROH PENCIPTA, DATANGLAH

O Roh Pencipta , datanglah, masuki kami, umatMu;
ciptaanMu penuhilah denganberkat kurniaMu.

KJ. 230 KAMI BERDOA, YA ROH KUDUS

1. Kami berdoa, ya Roh Kudus, iman kami asuhlah terus;
dalam kegelapan terangi kami sampai masuk damai abadi.
Tolong kami!
2. Cahya Ilahi, pancarkanlah kasih Kristus dalam dunia,
agar kami tinggal di dalam Dia yang membuka sorga ceria.
Tolong kami!
3. Maha Pengasih, kobarkanlah api suci dan baka,
agar kami hidup dengan sesama dalam damai dan kasih Allah.
Tolong kami!
4. Maha Penghibur, kuatkanlah hati kami, agar tak resah;
dalam menghadapi kuasa maut, bersamaMu kai tak takut.
Tolong kami!

Sumber : Lirik Kidung Jemaat Online (Thanks buat Ibu Hotma Senja Mariati Nababan, Pemilik Blog Lirik Kidung Jemaat Online dan juga merupakan jemaat GKPI Bukit Sion Batam)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *